Sabtu, 01 November 2014
Selasa, 18 Desember 2012 | Dibaca 997 kali
9 Bidan Berprestasi, Nominasi Srikandi Award 2012
Bidan-bidan berprestasi untuk masyarakat

FIMELLE.COM -- PT Sarihusada dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk keempat kalinya menyelenggarakan "Srikandi Award", sebuah penghargaan kepada bidan pilihan yang telah mengabdikan dirinya bagi masyarakat.

Sembilan bidan yang menjadi nominasi dalam ajang tersbut akan bersaing dalam malam penganugerahaan pada Selasa (18/12/2012) malam. Ada tiga kategori yang akan diperebutkan kesembilan bidan itu.

Para bidan itu datang dari berbagai pelosok di Nusantara. Semuanya dianggap berjuang membantu percepatan pencapaian Millenium Development Goals poin 1, 4 dan 5 yang merupakan kategori inisiatif yang dilakukan oleh bidan dan masyarakat. Srikandi Award pada tahun ini hadir dengan tema "Cinta 9 Bidan".

Ketua Dewan Juri SKA 2012 dr. Kartono Mohamad mengatakan, penyeleksian bidan terbaik ini dilakukan dari proposal yang masuk dari 2011. Sebanyak 500 proposal datang dari para bidan di 18 provinsi di Indonesia. Dan sembilan bidan itu terpilih dengan program terbaik yang akan memasuki tahapan penjurian akhir di Jakarta pada Selasa malam.

9 Bidan terpilih dari seluruh Indonesia melakukan proses wawancara dan presentasi program untuk memperebutkan gelar bidan terbaik di Indonesia.

Sembilan bidan ini telah berhasil lolos tahap seleksi yang sebelumnya bersaing dengan 500 bidan lainnya. Kemudian dari 500, dikerucutkan menjadi 250 proposal program bidan dan dipilihlah yang sembilan terbaik.

Semenatra itu, Yeni Fatmawati, selaku Corporate Affairs dan Legar Director Sarihusada menjelaskan, 250 program yang dijalankan di 18 provinsi mendapat dukungan dari Sarihusada dengan cara sosialisasi program, mentoring, dan monitoring. Kami memilih sembilan bidan dengan inisiatif terbaik dari 500 proposal program yang diterima sejak tahun 2011..

Menanggapi hal tersebut menurut Yetti Leoni M. Irawan, Msc sebagai Sekretaris Jendral Ikatan Bidan Indonesia (Seken IBI), 500 proposal yang masuk ini memang masih sedikit dibanding bidan di seluruh Indonesia yang berjumlah 128.171.

"Tapi biasanya ini dikarenakan bidan terlalu sibuk melayani masyarakat. Tapi saya harapkan ini bisa membuat teman bidan lainnya termotivasi," kata Yeni.

Inilah 9 bidan yang dipilih dari seluruh Indonesia berdasarkan penilaian kategorinya:

I. Kategori MDGs1, Inisiatif Pemberdayaan Pangan dan Ekonomi Lokal:

1. Bidan Wilda Inayah dari Wonosobo, Jawa Tengah
Nama program: Kreasi Gizi di Lumbung Padi

2. Bidan Suhatmi Puji Lestari dari Sragen,Jawa Tengah
Nama program : Modal Menthok Bekal Mandiri

3. Bidan Sunarti dari Kokap, Kulonprogo,D.I Yogyakarta
Nama program: Sumber Gizi dari Tanah Kami

II. Kategori MDGs4, Inisiatif Peningkatan Kesehatan Anak

4. Bidan Patima Ohorell dari Tulehu,Maluku Tengah
Nama program : Delievery Rantang Nutrisi

5.Bidan Muna dari Sulawesi Tenggara
Nama program: ASI, Bukti Cinta Ibu

6. Bidan Syafrianti dari Kuantan Singingi, Riau
Nama program : Pondok Gizi untuk Buah Hati

III. Kategori MDGs5- Inisiatif Peningkatan Kesehatan Ibu

7. Bidan Siti Kholofah dari Pacitan,Jawa Timur
Nama program : Hamil Sehat Ibu Belia

8. Bidan Kasriyatun dari Pati Jawa Tengah
Nama program: Menepis Ironi di Ladang Garam

9. Bidan Nurifah Siregar dari Ketapang, Kalimantan Barat
Nama proram : Edukasi Dini Menyambut Buah Hati. (bee)